Minggu, 01 Desember 2013

Jenis-jenis Psikologi



                                      Jenis-Jenis Psikologi

Beberapa jenis ilmu psikologi, secara sistematis maupun terapan, dapat dirinci sebagai berikut:

1.        Psikologi Sosial
Psikologi Sosial merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku individu sebagai fungsi dari rangsang-rangsang sosial (Shaw dan Costanzo, 1970:3). Dari definisi lain, psikologi sosial merupakan suatu kajian tentang sifat, fungsi, fenomena perilaku sosial dan pengalaman mental dari individu dalam sebuah konteks sosial. Jones (2000:996) berpendapat bahwa diantara fenomena psikologi sosial ini, antara lain agresi dan kemarahan, altruisme dan perilaku membantu, sikap sosial persuasi, ketertarikan dan hubungan sosial, atribusi dan kognisi sosial, tawar-menawar dan negosiasi, konformitas dan proses pengaruh sosial, kerja sama dan kompetisi, pembuatan keputusan kelompok, presentasi diri dan manajemen kesan, peran-peran seksual, perilaku seksual, pembelajaran sosial dan sosialisasi.
 
2.        Psikologi Klinis dan Konseling
       Psikologi Klinis merupakan salah satu bidang psikologi terapan yang berperan sebagai salah satu disiplin kesehatan mental dengan menggunakan prinsip-prinsip psikologi untuk memahami, mendiagnosis dan mengatasi berbagai masalah atau penyakit psikologi (Mens, 2000:122).Psikologis Konseling merupakan suatu psikologi terapan yang berusaha menciptakan, menerapkan dan menyebarkan pengetahuan mengenai pencegahan dan penanggulangan gangguan fungsi manusia dalam berbagai kondisi (Brown dan Lent, 1922).

3.        Psikologi Konstitusional
       Psikologi Konstitusional merupakan suatu bidang studi tentang hubungan antara struktur morfologis dan fungsi fisiologis tubuh serta hubungan antara fungsi-fungsi psikologi sosial (Lehrer, 2000:168).

4.        Psikofarmologi
       Psikofarmologi merupakan pengetahuan tentang obat untuk mengobati gangguan psikiatris. Pope (2000:866) berpendapat bahwa pada perkembangan selanjutnya dalam bidang pengobatan psikologi, pada tahun 1955 ditemukan 3 obat, yaitu obat antipsikotik, antidepresan dan lithium. Obat antipsikotik berfungsi sebagai penetralan khayalan atau kepercayaan pada hal-hal yang tidak nyata dan halusinasi (perasaan melihat, mendengar suara dan sejenisnya), yang merupakan gejala umum dalam skezoprenia dan penyakit kegilaan depresif.Obat antidepresan berfungsi meringankan pasien yang mengalami depresi mayor atau fase tertekan dari penyakit depresi kejiwaan.Lithium merupakan obat yang unik diantaa obat-obat psikiatrik lainnya, terdiri atas sebuah ion sederhana dan bukan molekul kompleks (Pope, 2000:867).

5.        Psikologi Okupasional
       Psikologi Okupasional merupakan suatu terminologi yang tampaknya merangkum suatu bidang kajian psikologi industri, psikologi organisasi, psikologi vokasional dan psikologi sumber daya manusia (Herriot, 2000:713).Psikologi okupasional banyak membahas tentang hubungan antara organisasi dengan individu dalam teori peranan, makna kerja dalam pendekatan-pendekatan fenomenologi terhadap kognisi, karier-karier kehidupan (life careers) dalam teori-teori kehidupan (life spans-theories) perkembangan manusia dan hubungan antarorganisasi dan antarnegara-kebangsaan dalam teori-teori konflik dan negosiasi.
6.        Psikologi Politik
       Psikologi politik merupakan bidang interdisipliner yang tujuan substansif dasarnya dalah untuk menyingkap saling keterkaitan antar proses psikologi dan politik (Renshon, 2000:784). Psikologi politik menggunakan kajian-kajian pendekatan ilmu politik, terutama perilaku politik massa, kepemimpinan politik dan pengambilan keputusan serta konflik politik di dalam dan antrabangsa.

7.        Psikologi Sekolah dan Pendidikan
Psikologi sekolah merupakan kajian tentang perilaku peserta didik di sekolah yang substansinya merupakan gabungan psikologi perkembangan anak, psikologi pendidikan dan psikologi klinis. Psikologi pendidikan merupakan kajian tentang perilaku dalam bidang proses belajar-mengajar.

8.        Psikologi Perkembangan
       Psikologi perkembangan merupakan sebuah bidang studi yang menekankan pada perkembangan manusia dan berbagai faktor yang membentuk perilakunya sejak lahir sampai berumur lanjut.

9.        Psikologi Kepribadian
       Psikologi kepribadian merupakan sebuah ilmu perilaku tentang gaya hidup individu atau cara karakteristik seseorang dalam bereaksi terhadap masalah-masalah dan tujuan hidup (Hall dan Lindzey, 1993:182).

10.    Psikologi Lintas Budaya
       Berry (1997:2) mengungkapkan bahwa psikologi lintas budaya adalah kajian empiris mengenai anggota berbagai kelompok budaya yang telah memiliki perbedaan pengalaman yang dapat membawa ke arah perbedaan perilaku yang dapat diramalkan dan signifikan. Sebagai suatu disiplin akademik yang sistematis, psikologi lintas budaya sesungghunya tidak hanya berkutat pada keragaman, tetapi juga keseragaman (uniformity).

11.    Psikologi Rekayasa
Psikologi rekayasa merupakan suatu ilmu yang bersifat fleksibel dan komprehensif baik dipandang dari segi faktor manusiawi dan rekayasa faktor manusiawi. Psikologi rekaya ini banyak menggunakan ilmu bantu lain seperti anatomi, fifiologi, sosiologi, desain industri, arsitektur serta macam-macam bidang teknik.

12.    Psikologi Lingkungan
Psikologi lingkungan merupakan suatu ilmu yang membahas tentang sebuah keterkaitan dengan keturunan atau hereditas sebagai sumber perkembangan perilaku dan perubahan-perubahan individual. Dalam hal ini, lingkungan berhubungan dengan proses belajar yang bertumpu pada efek kumulatif  dari respons-respons individu terhadap rangsangan lingkungan individu dalam hidupnya.

13.    Psikologi Konsumen
       Psikologi konsumen merupakan sebuah ilmu yang membahas tentang tingkah laku individu sebagai konsumen.Bidang psikologi ini mulai dengan psikologi periklanan dan penjualan, objeknya adalah komunikasi yang efektif, baik dari pihak pabrik maupun distributor kepada konsumen.

14.    Psikologi Industri dan Organisasi
Psikologi industri dan organisasi menerapkan dari prinsip-prinsip psikologi industri dan perdagangan. Psikologi tersebut didefinisikan menurut kapan dan dimana ia dipraktikan, bukan menurut pernyataan atau prinsip-prinsip tertentu. Ada 3 kajian dalam bidang ilmu psikologi industri dan organisasi, yaitu psikologi personalia, psikologi industri dan psikologi sumber daya manusia.Psikologi personalia menekankan pada pembuatan keputusan mengenai seleksi personalia, pelatihan, promosi, transfer pekerjaan, cuti, pemutusan hubungan kerja, kompensasi dan sebagainya. Psikologi industri lebih terfokus pada penyesuaian timbal balik antara orang-orang dan lingkungannya.Psikologi sumber daya manusia memfokuskan terhadap hal bagaimana mencocokkan individu dengan pekerjaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar